Properti Kebudayaan Penting
Aula Masuk
periode Momoyama (1598)
Panjang: 11,8 m
Lebar: 16,9 m
Lapisan tunggal
atap pelana kirizuma
pintu masuk tsumairi
hongawara-buki
jalan masuk kurumayose:
Panjang: 4,8 m
Lebar: 5,8 m
Lapisan tunggal
Atap pelana gaya Karahafu
atap dilapisi kulit pohon hinoki
Artikel ini dapat dibaca dalam 2 menit.

Menjelajahi sejarah dan keheningan: momen awal
Kediaman bersejarah Kepala Biara Daigo-ji memiliki dua aula masuk yang telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting. Aula kecil yang dapat diakses melalui pintu masuk kecil disebut Take no ma atau Ruang Bambu. Aula besar yang dapat diakses dari pintu masuk utama disebut Fugaku no ma atau Ruang Gunung Fuji. Di sebelah Fugaku no ma terdapat ruang depan yang dikenal sebagai Nichi gekkai no ma.



Ruang-ruang ini dihiasi dengan lukisan sekat bertema bambu, bunga sakura, pemandangan musiman, dan Gunung Fuji. Lukisan di Nichi gekkai no ma, dipesan pada tahun 1997 untuk memperingati hari jadi ke-400 tahun taman Sanbō-in pada tahun berikutnya, dan merupakan karya pelukis lanskap kontemporer Hamada Taisuke (lahir tahun 1932). Rentang sejarah karya lukisan yang terkumpul di Daigo-ji, terutama di kediaman kepala biara, sejak periode pendirian dari abad ke-10 hingga saat ini, menunjukkan kekayaan sejarah dan kelestarian kuil yang masih terpelihara hingga kini.




Hamada Taisuke
Hamada Taisuke (lahir 1932) adalah seorang pelukis modern Jepang. Dia sangat dihormati karena lukisan pada fusuma (pintu geser) dan dinding di sejumlah kuil dan tempat suci. Dia dijuluki sebagai “pelukis fusuma terkemuka di era Heisei (1989–2019).”
matahari / bulan / laut

Gunung Fuji

pintu masuk utama

ruang bambu

pintu masuk samping

MOVIE
Rasakan kehadirannya
melalui video.
Video narasi yang menampilkan Aula Masuk. Dapatkan gambaran yang lebih dalam tentang keindahan properti ini dengan menonton videonya.
Durasi: (Audio akan diputar)
Silakan jawab kuesioner kami.
Perkiraan waktu: 30 detik